Posted in Uncategorized on Januari 28, 2009 by nightmare09

HUB

Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antar segmen dalam jaringan. Dia bekerja di level fisik (layer pertama) dari model referensi OSI. Dengan adanya hub, maka CSMA/CD yang bertugas untuk mensharing medium (kabel, udara, fiber, dll) agar semua bisa terkoneksi dapat berjalan dengan baik. Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.

Kata-kata HUB ini juga populer di Singapore (paling tidak Google mencatat sekitar 770,000 kata Hub di web site yang berasal dari Singapore). Singapura lagi giat membangun Hub. Dulu singapura hanya mengandalkan posisi geografisnya yang sangat strategis, sekarang Singapura betul-betul memikirkan kelangsungan negaranya kelak. Dia bikin perencanaan jangka panjang, liat saja dia bikin Islamic Financial Hub (karena orang-orang Arab mulai sulit nyalurin dana ke USA/North America dan Eropa, mereka ambil kesempatan besar ini) selain master plan Financial Hub yang sudah ada, kemudian ada sebagai Digital Exchange (Internet dan Game) – yang ini hampir semua upstream Internet dari Indonesia dari sini -, ada lagi Hub untuk bidang medis, Sports Hub, Teknologi Hub, dan masih banyak lagi hub-hub yang lain.

Untuk membangun hub-hub ini, mereka tidak segan-segan mengundang berbagai orang dari berbagai macam kalangan dan profesi untuk datang dan bekerja di sini. Bayarannya? Jangan ditanya, jelas besar. Dengan demikian, ke depan, Singapore akan berharap menjadi penguasa besar paling tidak di kawasan wilayah Asia Pasifik.

Jalur akses nirkabel

From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia

Planet WsAP-4000 Wireless Access Point Planet WsAP-4000 Wireless Access Point

In computer networking , a wireless access point ( WAP or AP ) is a device that allows wireless communication devices to connect to a wireless network using Wi-Fi , Bluetooth or related standards. Dalam jaringan komputer, sebuah jalur akses nirkabel (WAP atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. The WAP usually connects to a wired network , and can relay data between the wireless devices (such as computers or printers) and wired devices on the network. WAP yang biasanya terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.

Contents Isi

[hide]

//<![CDATA[
if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "show"; var tocHideText = "hide"; showTocToggle(); }
//]]>

Pendahuluan

Linksys WAP54G 802.11g Wireless Access Point Linksys WAP54G 802.11g Wireless Access Point

embedded RouterBoard 112 with U.FLRSMA pigtail and R52 mini PCI Wi-Fi card widely used by wireless Internet service providers ( WISPs ) in the Czech Republic tertanam RouterBoard 112 dengan U. FLRSMA kucir dan R52 mini PCI Wi-Fi banyak digunakan oleh kartu nirkabel penyedia layanan Internet (WISPs) di Republik Ceko

OSBRiDGE 3GN – 802.11n Access Point and UMTS/GSM Gateway in one device OSBRiDGE 3GN – 802.11n Akses Point dan UMTS / GSM Gateway di satu perangkat

Prior to wireless networks , setting up a computer network in a business, home, or school often required running many cables through walls and ceilings in order to deliver network access to all of the network-enabled devices in the building. Sebelum ke jaringan nirkabel, menyiapkan sebuah komputer dalam sebuah jaringan bisnis, rumah, atau sekolah sering berjalan banyak diperlukan kabel melalui tembok dan langit-langit untuk memberikan akses jaringan ke semua jaringan-perangkat diaktifkan di dalam bangunan. With the advent of the Wireless Access Point, network users are now able to add devices that access the network with few or no new cables. Dengan datangnya dari Wireless Access Point, jaringan pengguna kini dapat menambahkan perangkat yang mengakses jaringan dengan sedikit atau tanpa kabel baru. Today’s WAPs are built to support a standard for sending and receiving data using radio frequencies rather than cabling. WAPs hari ini dibangun untuk mendukung sebuah standar untuk mengirim dan menerima data menggunakan frekuensi radio daripada kabel. Those standards, and the frequencies they use are defined by the IEEE . Standar mereka, dan mereka menggunakan frekuensi yang ditetapkan oleh IEEE. Most WAPs use IEEE 802.11 standards. Paling WAPs menggunakan IEEE 802.11 standar.

Common WAP Aplikasi

A typical corporate use involves attaching several WAPs to a wired network and then providing wireless access to the office LAN . J khas perusahaan menggunakan melampirkan melibatkan beberapa WAPs ke jaringan kabel dan kemudian menyediakan akses nirkabel ke kantor LAN. Within the range of the WAPs, the wireless end user has a full network connection with the benefit of mobility. Dalam kisaran yang WAPs, nirkabel pengguna memiliki koneksi jaringan yang penuh dengan manfaat mobilitas. In this instance, the WAP functions as a gateway for clients to access the wired network. Dalam hal ini, yang berfungsi sebagai WAP gateway untuk klien untuk mengakses jaringan kabel.

A Hot Spot is a common public application of WAPs, where wireless clients can connect to the Internet without regard for the particular networks to which they have attached for the moment. J Hot Spot adalah sebuah aplikasi dari masyarakat umum WAPs, di mana klien nirkabel dapat terhubung ke Internet tanpa mempertimbangkan untuk jaringan tertentu yang mereka miliki untuk saat terpasang. The concept has become common in large cities, where a combination of coffeehouses , libraries, as well as privately owned open access points, allow clients to stay more or less continuously connected to the Internet, while moving around. Konsep ini telah menjadi umum di kota-kota besar, dimana kombinasi coffeehouses, perpustakaan, maupun swasta membuka akses poin, memungkinkan pelanggan untuk tetap lebih kurang terus terhubung ke Internet, sementara di sekitar bergerak. A collection of connected Hot Spots can be referred to as a lily-pad network . J kumpulan terpasang Hot Spots dapat disebut sebagai lily-pad jaringan.

The majority of WAPs are used in Home wireless networks . [ citation needed ] Home networks generally have only one WAP to connect all the computers in a home. Mayoritas WAPs digunakan di Home jaringan nirkabel. [Kutipan diperlukan] Home jaringan umumnya hanya memiliki satu WAP untuk menghubungkan semua komputer di rumah. Most are wireless routers , meaning converged devices that include a WAP, router, and often an ethernet switch in the same device. Kebanyakan adalah wireless router, yang berarti perangkat converged yang mencakup WAP, router, dan seringkali sebuah ethernet switch dalam perangkat yang sama. Many also converge a broadband modem. Banyak juga yang berkumpul broadband modem. In places where most homes have their own WAP within range of the neighbors’ WAP, it’s possible for technically savvy people to turn off their encryption and set up a wireless community network , creating an intra-city communication network without the need of wired networks. Di tempat-tempat di mana kebanyakan rumah-rumah mereka sendiri WAP dalam jangkauan dari tetangga ‘WAP, mungkin untuk mengerti orang teknis untuk menonaktifkan mereka enkripsi dan mengkonfigurasi jaringan nirkabel masyarakat, menciptakan sebuah komunikasi intra-kota jaringan tanpa memerlukan kabel jaringan.

A WAP may also act as the network’s arbitrator, negotiating when each nearby client device can transmit. J WAP Mei juga bertindak sebagai jaringan arbitrator, negosiasi bila setiap klien dekat perangkat dapat mengirimkan. However, the vast majority of currently installed IEEE 802.11 networks do not implement this, using a distributed pseudo-random algorithm called CSMA/CD instead. Namun, sebagian besar saat ini diinstal IEEE 802.11 jaringan tidak melaksanakan ini, didistribusikan menggunakan pseudo-acak algoritma disebut CSMA / CD instead.

Wireless Access Point vs Ad-Hoc Jaringan

Some people confuse Wireless Access Points with Wireless Ad-Hoc networks . Beberapa orang merancukan Poin Wireless Access dengan Wireless Ad-Hoc jaringan. An Ad-Hoc network uses a connection between two or more devices without using an access point: the devices communicate directly. Iklan-Hoc menggunakan jaringan hubungan antara dua atau lebih perangkat tanpa menggunakan jalur akses: perangkat berkomunikasi secara langsung. An Ad-Hoc network is used in situations, such as for a quick data exchange, or for a Multiplayer LAN game, because it is easy to set up and does not require an access point. Iklan-Hoc adalah jaringan yang digunakan dalam situasi, seperti pertukaran data yang cepat, atau untuk Multiplayer LAN permainan, karena lebih mudah diatur dan tidak memerlukan jalur akses. Due to its peer-to-peer layout, Ad-Hoc connections are similar to Bluetooth ones, and are generally not recommended for a permanent installation. Karena peer-to-peer layout, Ad-Hoc koneksi yang mirip dengan Bluetooth orang, dan pada umumnya tidak dianjurkan untuk instalasi permanen.

Internet access via Ad-Hoc networks , using features like Windows’ Internet Connection Sharing , may work well with a small number of devices that are close to each other, but Ad-Hoc networks don’t scale well. Akses internet melalui jaringan Ad-Hoc, dengan menggunakan fitur-fitur seperti Windows’ Internet Connection Sharing, dapat bekerja dengan baik dengan sejumlah perangkat yang dekat satu sama lain, tetapi jaringan Ad-Hoc tidak baik skala. Internet traffic will converge to the nodes with direct internet connection, potentially congesting these nodes. Lalu lintas internet akan berjumpa dengan node langsung dengan koneksi internet, berpotensi congesting ini node. For internet-enabled nodes, Access Points have a clear advantage, being designed to handle this load. Untuk internet-enabled node, Akses Poin memiliki keuntungan yang jelas, yang dirancang untuk menangani beban ini.

Batasan

One IEEE 802.11 WAP can typically communicate with 30 client systems located within a radius of 100 m. [ citation needed ] However, the actual range of communication can vary significantly, depending on such variables as indoor or outdoor placement, height above ground, nearby obstructions, other electronic devices that might actively interfere with the signal by broadcasting on the same frequency, type of antenna , the current weather, operating radio frequency , and the power output of devices. Satu IEEE 802.11 WAP biasanya dapat berkomunikasi dengan 30 klien sistem terletak dalam radius 100 m. [kutipan diperlukan] Namun, sebenarnya berbagai komunikasi signifikan dapat bervariasi, tergantung pada variabel sebagai indoor atau outdoor penempatan, tinggi di atas tanah, dekat penghalang , perangkat elektronik lainnya yang mungkin aktif mengganggu oleh penyiaran sinyal pada frekuensi yang sama, jenis antena, cuaca saat ini, operasi frekuensi radio dan kuasa output device. Network designers can extend the range of WAPs through the use of repeaters and reflectors , which can bounce or amplify radio signals that ordinarily would go un-received. Jaringan desainer dapat memperluas jangkauan WAPs melalui penggunaan repeaters dan reflectors, atau mental yang dapat memperkuat sinyal radio yang biasa pergi un-diterima. In experimental conditions, wireless networking has operated over distances of several kilometers . Dalam kondisi eksperimental, jaringan nirkabel telah beroperasi lebih dari jarak beberapa kilometer.

Most jurisdictions have only a limited number of frequencies legally available for use by wireless networks. Sebagian besar jurisdiksi hanya memiliki sejumlah frekuensi hukum tersedia untuk digunakan oleh jaringan wireless. Usually, adjacent WAPs will use different frequencies to communicate with their clients in order to avoid interference between the two nearby systems. Biasanya, berdekatan WAPs akan menggunakan frekuensi yang berbeda untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka untuk menghindari gangguan antara dua sistem di dekatnya. Wireless devices can “listen” for data traffic on other frequencies, and can rapidly switch from one frequency to another to achieve better reception. Perangkat nirkabel dapat “mendengarkan” untuk lalu lintas data pada frekuensi lainnya, dan dapat dengan cepat beralih dari satu ke frekuensi lain yang lebih baik untuk mencapai penerimaan. However, the limited number of frequencies becomes problematic in crowded downtown areas with tall buildings using multiple WAPs. Namun, jumlah frekuensi menjadi problematis ramai di daerah kota dengan menggunakan beberapa bangunan tinggi WAPs. In such an environment, signal overlap becomes an issue causing interference, which results in signal dropage and data errors. Dalam lingkungan, tumpang tindih sinyal menjadi isu menyebabkan gangguan, yang akan sinyal dan data dropage kesalahan.

Wireless networking lags behind wired networking in terms of increasing bandwidth and throughput . Lags jaringan nirkabel di belakang kabel jaringan dalam hal meningkatkan bandwidth dan throughput. While (as of 2004) typical wireless devices for the consumer market can reach speeds of 11 Mbit/s ( megabits per second) ( IEEE 802.11b ) or 54 Mbit/s ( IEEE 802.11a , IEEE 802.11g ), wired hardware of similar cost reaches 1000 Mbit/s ( Gigabit Ethernet ). Sementara (sampai dengan 2004) khas perangkat nirkabel untuk pasar konsumen dapat mencapai kecepatan 11 Mbit / s (megabits per detik) (IEEE 802.11b) atau 54 Mbit / s (IEEE 802.11a, IEEE 802.11g), kabel perangkat keras yang serupa biaya mencapai 1000 Mbit / s (Gigabit Ethernet). One impediment to increasing the speed of wireless communications comes from Wi-Fi ‘s use of a shared communications medium, so a WAP is only able to use somewhat less than half the actual over-the-air rate for data throughput. Satu halangan untuk meningkatkan kecepatan berasal dari komunikasi nirkabel Wi-Fi ‘s penggunaan bersama media komunikasi, sehingga WAP hanya dapat menggunakan agak kurang dari setengah sebenarnya over-the-air untuk menilai data throughput. Thus a typical 54 MBit/s wireless connection actually carries TCP/IP data at 20 to 25 Mbit/s. Oleh karena itu umumnya 54 MBit / s koneksi nirkabel sebenarnya membawa TCP / IP data pada 20 sampai 25 Mbit / s. Users of legacy wired networks expect faster speeds, and people using wireless connections keenly want to see the wireless networks catch up. Pengguna warisan kabel jaringan mengharapkan kecepatan lebih cepat, dan orang-orang yang menggunakan koneksi nirkabel keenly ingin melihat jaringan nirkabel mengejar ketinggalan.

As of 2007 a new standard for wireless, 802.11n is awaiting final certification from IEEE. Tahun 2007 sebagai sebuah standar baru untuk wireless, 802.11n sedang menunggu akhir dari sertifikasi IEEE. This new standard operates at speeds up to 540 Mbit/s and at longer distances (~50 m) than 802.11g. Standar baru ini beroperasi dengan kecepatan hingga 540 Mbit / s dan pada jarak lagi (~ 50 m) dibandingkan 802.11g. Use of legacy wired networks (especially in consumer applications) is expected [ by whom? ] to decline sharply as the common 100 Mbit/s speed is surpassed and users no longer need to worry about running wires to attain high bandwidth. [ citation needed ] Penggunaan warisan kabel jaringan (khususnya dalam aplikasi konsumen) diharapkan [oleh siapa?] Menurun tajam sebagai umum 100 Mbit / s Kecepatan surpassed dan pengguna tidak perlu khawatir tentang menjalankan kawat untuk mencapai bandwidth tinggi. [Kutipan diperlukan]

By the year 2008 draft 802.11n based access points and client devices have already taken a fair share of the market place but with inherent problems integrating products from different vendors. Pada tahun 2008 berdasarkan rancangan 802.11n akses poin dan klien perangkat telah diambil yang adil porsi pasar tetapi melekat dengan masalah integrasi produk dari vendor yang berbeda.

Keamanan

Main article: Wireless LAN Security Artikel utama: Wireless LAN Security

Wireless access has special security considerations. Akses nirkabel telah khusus keamanan pertimbangan. Many wired networks base the security on physical access control, trusting all the users on the local network, but if wireless access points are connected to the network, anyone on the street or in the neighboring office could connect. Banyak kabel jaringan dasar keamanan pada kontrol akses fisik, kepercayaan semua pengguna di jaringan lokal, tetapi jika jalur akses nirkabel yang terhubung ke jaringan, siapapun di jalan atau di kantor dapat menghubungkan tetangga.

The most common solution is wireless traffic encryption. Yang paling umum adalah solusi nirkabel enkripsi lalu lintas. Modern access points come with built-in encryption. Modern akses poin datang dengan enkripsi built-in. The first generation encryption scheme WEP proved easy to crack; the second and third generation schemes, WPA and WPA2 , are considered secure if a strong enough password or passphrase is used. Generasi pertama skema enkripsi WEP membuktikan mudah retak, yang kedua dan ketiga generasi skema, WPA dan WPA2, dianggap aman jika cukup kuat sandi atau kata sandi yang digunakan.

Some WAPs support hotspot style authentication using RADIUS and other authentication servers . Beberapa hotspot WAPs mendukung gaya otentikasi menggunakan RADIUS dan server otentikasi. For example, DD-WRT v24 supports Chilisoft hotspot authentication which separates the WLAN from the hard wired LAN so that your guests cannot browse the local wired network. Misalnya, DD-WRT v24 mendukung Chilisoft hotspot otentikasi yang memisahkan WLAN keras dari kabel LAN tamu sehingga anda tidak dapat mengakses jaringan kabel lokal.

Lihat juga

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Posted in Uncategorized on Januari 16, 2009 by nightmare09

Jaringan Komputer.

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan dapat berbagi sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, CDROM, pertukaran file, dan komunikasi secara elektronik antar komputer. Hubungan antar komputer dalam jaringan dapat menggunakan media kabel, telpon, gelombang radio, satelit atausinar infra merah (infrared).
Jenis jaringan komputer terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi trasmisi dan berdasrkan jarak.

A. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi.
Jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point. Berikut uraiannya :

1. Jaringan Broadcast
Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama.
http://cybertech.cbn.net.id/UserFiles/Image/cybertech/Tech%20Info/evdo.jpg

2. Jaringan Point-to-Point
Jaringan ini terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirim paket dari suatu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute.

Pada umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai jaringan broadcast, sedangkan jaringan yang lebih besar dapat menggunakan jaringan Point-to-Point.
http://www.tajidyakub.net/wp-content/uploads/2007/08/gambartopologi.jpg

B. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak.
Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN). Berikut uraiannya :

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

http://content.answers.com/main/content/img/CDE/LAN2.GIF

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :

a. Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.

b. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.

Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringa LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan. LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakterristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini lebih luas dari jaringan LAN dan menjangkau antar wilayah dalam satu propinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga nasabah dapat melakukan transaksi di cabang maupun dalam propinsi yang sama.
http://www.netkrom.com/images/products/diagram_ISPAIR_large.jpg

3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Topologi yang digunakan WAN menggunakan topologi tak menentu sesuai dengan apa yang akan digunaka.
http://www.edrawsoft.com/images/network/Cisco%20Network%20Diagram_Full.png

Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
http://www.telkomrdc-media.com/artikel/WIMAX-WIFI3.gif

2.Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

http://kardiasa.files.wordpress.com/2008/06/23t.jpg?w=450

3.Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

http://www.stttelkom.ac.id/helpdesk/belajar/topologi/bus.jpg

4.Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

http://www.geocities.com/hanny153/pepohon.gif

5.Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.
Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem.Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan bertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

http://smpgandhi.files.wordpress.com/2007/08/ring_topo.gif?w=450

Topologi/Bentuk Jaringan
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

c. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan bertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

Topologi Bus
Dengan topologi bus, komputer dihubungkan secara berantai (daisy-chain) satu dengan lain dengan perantaraan suatu kabel yang umumnya berupa kabel jenis koaksial seperti tampak pada gambar dibawah ini:

Topologi ini umumnya tidak menggunakan suatu peralatan aktif untuk menghubungkan komputer, sebab itu ujung-ujung kabel koaksial harus ditutup dengan tahanan (termination resistor) untuk menghindari pantulan yang dapat menimbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan jaringan. Hubungan komputer ke jaringan dengan menggunakan konektor BNC, kabel koaksial dihubungkan satu dengan yang lain dengan konektor BNC tipe T, yang mempunyai cabang untuk dihubungkan ke network adapter komputer.

Jaringan dengan topologi bus ini mudah dipasang dan sangat murah, tetapi kesalahan sulit untuk dilacak. Jika terjadi kesalahan pada salah satu komputer, semua komputer lainnya juga turut mengalami kesulitan untuk mengirim atau menerima data. Topologi bus yang menggunakan kabel koaksial hanya mendukung protokol Ethernet dengan kecepatan 10 Mbps. Oleh karena itu topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang sangat sederhana.

Topologi Star (Bintang)
Dengan topologi star (bintang) ini, semua komputer dihubungkan ke suatu hub seperti pada gambar dibawah ini:

Hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari suatu komputer dan meneruskan ke semua komputer lain yang berhubungan dengan hub. Jaringan dengan topologi star lebih mahal dan sulit untuk dipasang karena setiap komputer harus dihubungkan ke suatu hub. Pemasangan kabel terutama untuk jumlah pemakai yang besar sangat sulit sehingga sebaiknya dilakukan oleh seorang ahli.

Karena masing-masing komputer mempunyai kabel sendiri-sendiri, mencari kesalahan jaringan menjadi lebih mudah di lakukan. Jenis kabel yang sering digunakan untuk topologi star ini adalah kabel UTP kategori-5.

Topologi Star-Bus
Topologi star-bus yang merupakan gabungan topologi star dan topologi bus merupakan topologi yang paling sering dipakai. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub satu dengan hub lain dihubungkan sebagai jalur tulang punggung (backbone) yang menyerupai topologi bus seperti tampak pada gambar dibawah ini:

Topologi Ring (Lingkaran)
Jaringan dengan topologi ring ini mirip topologi bus hanya ujung-ujungnya saling berhubungan membentuk suatu lingkaran seperti tampak pada gambar berikut:

Pada lingkaran tertutup ini, sejumlah komputer dihubungkan ke lingkaran tersebut. Topologi ring ini diperkenalkan oleh perusahaan IBM untuk mendukung protokol Token Ring yang juga diciptakan oleh IBM.

Topologi Mesh
Jaringan mesh ini mempunyai jalur ganda dari setiap peralatan di jaringan seperti tampak pada gambar dibawah ini:

Semakin banyak jumlah komputer di jaringan, semakin sulit pemasangan kabel-kabel jaringannya karena jumlah kabel-kabel yang harus dipasang menjadi berlipat ganda. Oleh sebab itu jaringan mesh yang murni di mana setiap peralatan jaringan dihubungkan satu dengan yang lain jarang digunakan. Yang sering dipakai adalah pembuatan jalur ganda untuk hubungan-hubungan utama sebagai jalur cadangan jika terjadi kesulitan di jalur utama.

Ethernet

Kartu Jaringan (Ethernet Card) tahun 1990an versi kombo dengan dua konektor masukan, kabel koaksial 10BASE2/konektor BNC (kiri) dan konektor RJ-45/Twisted-pair-based 10BASE-T (kanan)

ehternet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemprosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh (PARC)pada tahun1972.

Cara kerja

Spesifikasi Ethernet mendefinisikan fungsi-fungsi yang terjadi pada lapisan fisik dan lapisan data-link dalam model referensi jaringan tujuh lapis OSI, dan cara pembuatan paket data ke dalam frame sebelum ditransmisikan di atas kabel.

Ethernet merupakan sebuah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirim sinyalnya secara serial 1 bit pada satu waktu. Ethernet beroperasi dalam modus half-duplex, yang berarti setiap station dapat menerima atau mengirim data tapi tidak dapat melakukan keduanya secara sekaligus. Fast Ethernet serta Gigabit Ethernet dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex.

Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan “mendengar” terlebih dahulu sebelum “berbicara”, artinya mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya.

Jika dua station hendak mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.

Topologi

Ethernet dapat menggunakan topologi jaringan fisik apa saja (bisa berupa topologi bus, topologi ring, topologi star atau topologi mesh) serta jenis kabel yang digunakan (bisa berupa kabel koaksial (bisa berupa Thicknet atau Thinnet), kabel tembaga (kabel UTP atau kabel STP), atau kabel serat optik). Meskipun demikian, topologi star lebih disukai. Secara logis, semua jaringan Ethernet menggunakan topologi bus, sehingga satu node akan menaruh sebuah sinyal di atas bus dan sinyal tersebut akan mengalir ke semua node lainnya yang terhubung ke bus.

Ethernet

Protocol Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak digunakan, Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Sistem ini menjelaskan bahwa setiap komputer mem-perhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi jika jaringan telah bersih. kadangkala dua buah komputer me-lakukan transmisi pada saat yang sama, ketika hal ini terjadi, masing-masing komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisi-kan data kembali. metode ini dikenal dengan koalisi, dan tidak akan ber-pengaruh pada kecepatan transmisi dari network.

Protokol Ethernet dapat digunakan untuk pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon . Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.

Local Talk
LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus. Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus, Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair. Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.

Token Ring
Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.

Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan menggunakan kabel twisted pair atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan perkembangan Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.

FDDI
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubung-kan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh. Metode aksesnya yang digunakan oleh FDDI adalah model token. FDDI menggunakan dua buah topologi ring secara fisik.

Proses transmisi baiasanya menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara otomatis menggunakan ring yang kedua.

Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan menggunakan fiber optic cable pada kecepatan 100 Mbps.

Perangkat keras yang diperlukan
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi data didalam jaringan.

File Servers
Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.

Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain, terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.

Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan kejaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.

Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan

Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubung-kan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk.

Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet
Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan ethernet didalamnya. kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyedia-kan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted pair, ataupun dengan kabel fiber optik.

LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk

LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet di Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps

Token Ring Cards

Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang Kartu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.

Hub/Konsentrator
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.

Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah : Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45, Digunakan pada topologi Bintang/Star, Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manjemen port tersebut, Biasanya disebut hub, Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router.

Repeaters
Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.

Bridges / Jembatan
Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua
buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana
kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk
itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap
segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di
sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang
mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar
informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges
juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan
tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

Routers
Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.

Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer dimasing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.

Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi keInternet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet. Ini berarti Router itu :
- Mengatur jalur sinyal secara effisien
- Mengatur Pesan diantara dua buah protocol
- Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang(star)
- Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksialm atau kabel twisted pair

FDDI (Fiber Distributed Data Interface)
Protokol ini berbasis pada protocol token ring. FDDI terdiri dari dua token ring, satu ring berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring yang putus. Sebuah ring FDDI memiliki kecepatan transmisi data sebesar 100 Mbps dan kabel yang digunakan adalah serat optic. Protokol ini digunakan pada topologi dual ring.

ATM (Asynchronous Transfer Mode).
Protokol ini merupakan protocol jaringan yang mendukung transmisi data yang berbentuk gambar atau video dan audio. Dan protocol ini umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan LAN. Protokol ini digunakan pada topologi Star menggunakan kabel twisted pair atau serat optic. Kecepatan transmisi data pada protocol ini antara 155 – 2488 Mbps.

Maka dari itu prinsip komunikasi data pada masing-masing protocol yang digunakan sangat mempengaruhi dan menentukan dalam desain suatu jaringan, kabel yang digunakan, dan kecepatan akses atau transmisi datanya

Posted in Uncategorized on November 26, 2008 by nightmare09

Sejarah Internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

[sunting] Daftar kejadian penting

Tahun Kejadian
1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

WELCOME TO MY BLOG, friendS,,,,,

Posted in Uncategorized on November 19, 2008 by nightmare09

I HOPE YOU LIKE MY BLOG,,,

DON’T BE AFRAID WITH THE NIGHTMARE,,,

Hello world!

Posted in Uncategorized on November 6, 2008 by nightmare09

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.